G-SPOT antara ada dan tiada

Kontroversi mengenai eksistensi G-spot ternyata terus bergulir. Para ahli dari Perancis membantah apa yang diklaim ilmuwan Inggris belum lama ini, yang menyatakan bahwa titik paling erotis pada organ perempuan tak pernah ada.

Hanya selang beberapa pekan setelah periset dari King’s College London mengdeklarasikan bahwa G-spot itu mitos belaka, sekelompok ahli ginekologi (kesehatan reproduksi wanita) dari Perancis melancarkan serangan balik terhadap apa yang mereka sebut sebagai pendekatan “totaliter” pada seksualitas perempuan.

Seperti dilaporkan surat kabar The Times, Sylvain Mimoun, ginekolog terkemuka Perancis, menegaskan bahwa G-spot itu nyata adanya bagi sebagian besar wanita, yakni mencapai sekitar 60 persen.

“Riset para ahli Inggris itu keliru dalam mengarahkan perhatiannya,” ujar Mimoun saat berbicara dalam konferensi “G-Day” di Paris.

Pernyataan itu diamini oleh Pierre Foldes, salah seorang ahli bedah terkemuka Perancis. “Riset yang dilakukan peneliti di The King’s College menunjukkan kurangnya respek terhadap apa yang diungkapkan para wanita. Kesimpulannya benar-benar keliru karena mereka berpatokan pada observasi genetika. Sudah jelas bahwa dalam seksualitas perempuan itu ada keragaman. Itu tidak dapat dipersempit menjadi  ‘ya’ atau ‘tidak’ atau menjadi on atau off,” ujar Foldes.

Ilmuwan dari King College Inggris melalui studi yang dimuat Journal of Sexual Medicine mengklaim G-spot tidak dapat dipastikan. Dalam studi itu, sebanyak 1.804 wanita berusia  23 dan 83 tahun dilibatkan untuk mengisi kuisioner. Semua wanita tersebut adalah pasangan kembar identik dan non-identik.

Jika G-spot memang nyata adanya, diharapkan para kembar identik—yang memiliki gen sama—akan melaporkan adanya titik sensual ini. Namun, pada satu kasus sepasang kembar melaporkan G-spot, para peneliti tidak menemukan pola yang muncul kalau yang lain juga memilikinya. Faktanya, kembar identik cenderung tidak selalu sama-sama punya G-spot ketimbang para kembar non-identik.

Sebagian wanita percaya bahwa dengan merangsang area misterius dalam vagina ini dapat menimbulkan orgasme yang luar biasa.  Jika seorang pria secara tak sengaja menemukan G spot, orgasme yang hebat akan dapat mereka rasakan.  Namun pada sesi berikutnya, belum tentu titik G spot akan mudah ditemui.

Sejauh ini, para ahli belum dapat menemukan sebuah metode ilmiah yang  menentukan secara pasti letak titik paling sensitif ini.  Bahkan eksistensi G spot sendiri menjadi perdebatan sejak 1980-an ketika istilah ini menggelinding sebagai wacana yang dapat menjelaskan mengapa beberapa wanita mampu mencapai orgasme lewat stimulasi vagina, sedangkan beberapa wanita lainnya tidak bisa.

Walaupun masih kontroversi, penelitian tentang G spot tidak pernah berhenti. Seperti dimuat edisi terbaru majalah New Scientist, para ahli dari Universitas L´Aquila di Italia baru-baru ini mengklaim telah berhasil mendeteksi letak sebuah jaringan tebal pada vagina yang diduga sebagai G spot. Temuan ini juga dipublikasikan dalam jurnal Sexual Medicine.

Dengan melibatkan sebanyak 20 wanita, riset yang dipimpin oleh  Dr Emmanuele Jannini  berhasil menentukan posisi G spot dengan menggunakan metode ultrasound. Teknik ini dapat menentukan ukuran serta bentuk sebuah jaringan tebal di luar ¨dinding depan¨ vagina yang diduga merupakan letak G spot.

Pada sembilan wanita, yang selama riset dilaporkan mengalami orgasme melalui rangsangan vagina, jaringan yang letaknya antara vagina dan uretra – saluran tempat mengeluarkan urin – ini rata-rata lebih tebal dibandingkan 11 wanita lainnya yang tidak mampu mencapai orgasme melalui rangsangan serupa.

Walau pun Jannini yakin dengan temuannya.  Dr Tim Spector dari St Thomas Hospital di London memiliki pendapat berbeda. Dalam New Scientist,  Spector  berargumen bahwa jaringan yang tebal ini mungkin saja sebenarnya hanya bagian dari  klitoris, salah satu bagian genital wanita yang juga dikenal sangat sensitif.

Dugaan lain yang muncul adalah fenomena jaringan tebal ini lebih disebabkan oleh seringnya wanita mengalami orgasme.  Dengan frekuensi orgasme yang berulang atau sering, mungkin akan menyebabkan pembentukan otot yang lebih baik pada jaringan tersebut.

Dimanakah letak G-SPOT sebenarnya ?

‘Titik didih birahi’ pada wanita yang umum disebut G-spot ini memang selalu mengundang rasa penasaran. Banyak peneliti yang mengungkapkan bahwa G-spot hanyalah rekayasa imajinasi dan sampai saat ini masih menjadi misteri bagi kebanyakan orang. Sebagian dari banyak pasangan malah menganggap titik ini harus dijelajahi karena bisa menimbulkan sensasi yang luar biasa.

G-spot berasal dari huruf depan Grafenberg, nama penemu spot (titik) pada wanita. Grafenberg mengganggap titik ini bisa membawa wanita mencapai kepuasan luar biasa, bahkan menyamai saat sampai ke puncak orgasme. Semakin banyak yang memperdebatkan tentang ada atau tidaknya G-spot pada tubuh wanita, sepertinya makin memperjelas bahwa konsep G-spot itu sendiri subyektif.

Jika hal ini masih menjadi perdebatan tak ada habisnya, dikhawatirkan para wanita akan mengganggap bahwa mereka yang tak memiliki G-spot merasa tak layak atau gagal dalam hal seks. Parahnya lagi jika keberadaan sesuatu yang belum terbukti kebenarannnya ini akan menyebabkan wanita juga pria tertekan secara psikis dan emosional.

Meski titik ini masih sangat misterius untuk ditelusuri, tapi jika ingin, Anda bisa mencoba untuk mengetahui titik ini lebih dalam. Diyakini G-spot berada pada daerah kecil pada tubuh wanita dengan ujung-ujung syaraf terpusat sehingga saat dirangsang oleh pasangan akan melecutkan kepuasan seksual yang luar biasa.

Sebagian wanita percaya bahwa dengan merangsang area misterius dalam vagina ini dapat menimbulkan orgasme yang luar biasa.  Jika seorang pria secara tak sengaja menemukan G spot, orgasme yang hebat akan dapat mereka rasakan.  Namun pada sesi berikutnya, belum tentu titik G spot akan mudah ditemui.

Sejauh ini, para ahli belum dapat menemukan sebuah metode ilmiah yang  menentukan secara pasti letak titik paling sensitif ini.  Bahkan eksistensi G spot sendiri menjadi perdebatan sejak 1980-an ketika istilah ini menggelinding sebagai wacana yang dapat menjelaskan mengapa beberapa wanita mampu mencapai orgasme lewat stimulasi vagina, sedangkan beberapa wanita lainnya tidak bisa.

Sebenarnya, dimana sih lokasi G-spot ini? Ternyata dia berada di pertengahan antara bukaan vagina dan serviks, persis di balik dinding depan vagina. Bayangkan di dalam properti Anda ada jam kecil persis menunjuk angka 12. Pada kebanyakan perempuan, G-spot berada di sekitar arah jarum jam 11 dan 1. Masih belum ketemu juga? Coba jelajahi G-spot tepat di belakang rambut vagina. Memang agak sulit menemukan sendiri, makanya minta tolong jari-jemari si dia yang panjang itu untuk menjangkaunya. Konon sih, jari lebih efektif menemukan area misterius ini karena relatif mudah menekan ketimbang penisnya.

G-spot (atau titik Grafenberg) adalah daerah sebesar uang logam yang teramat sensitif dan terletak di bawah permukaan liang vagina yang menghadap ke arah depan tubuh. Meskipun lokasinya berbeda-beda, G-spot biasanya terletak di tengah antara tulang pinggul dan serviks, sekitar 4,5 sentimeter ke dalam vagina. Para peneliti telah menemukan bahwa pada beberapa wanita rasa sensitifnya lebih banyak sepanjang dinding vagina bagian atas, dan tidak hanya pada satu titik.

Karena G-spot berada dibawah permukaan dinding vagina, maka harus dirangsang secara tidak langsung melalui dinding vagina. Banyak wanita dikabarkan merasa ingin mengeluarkan air seni ketika titik ini pertama kali dirangsang, namun ketika rangsangan dilanjutkan (dengan kantung kemih yang kosong), rasanya sangat nikmat. Beberapa dari mereka malahan mencapai orgasme, dan ada juga yang mengeluarkan cairan seiring dengan kontraksi orgasmik tadi.

6 Tanggapan

  1. Hmmmmm

  2. ngga ngerti apa maksudnya

  3. Just want to say what a great blog you got here!
    I’ve been around for quite a lot of time, but finally decided to show my appreciation of your work!

    Thumbs up, and keep it going!

    Cheers
    Christian,Earn Free Vouchers / Cash

  4. My name is Judy Butler and I have my home in Mesquite, Florida.
    I have been considering really a lot of various dating sites to go and fall in love with a person. I finally looked into this internet site and there is a bunch of help and I finally fell in love with my special soul mate! Here is the link: http://www.loveblogspot.com/

    Hope you find someone too, Judy!

  5. wah belum pernah coba…

  6. Posting yang menarik, sukses untuk Anda.
    Silahkan kunjungi Blog kami http://www.harisistanto.wordpress.com, baca posting baru hari ini berjudul : “Analisa usaha cuci sepeda motor (lanjutan)”, serta artikel lain yang menarik, dan kalau berkenan mohon diberi komentar. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: